Penyelenggara Resmi Umrah & Haji Khusus — Izin PPIU Kemenag RI No. 91204083221660004 (Terakreditasi A)
Panduan Lengkap Manasik Umrah Sesuai Sunnah: Dari Niat Ihram Hingga Tertib
Ibadah & Doa Umroh

Panduan Lengkap Manasik Umrah Sesuai Sunnah: Dari Niat Ihram Hingga Tertib

Ust. Ahmad Fauzi, Lc., M.Ag (Dewan Pembimbing Syariah Azwar Travel)10 menit baca

Panduan runtut pelaksanaan ibadah umrah mulai dari persiapan ihram di miqat, tata cara tawaf dan sa'i yang benar, tahallul, hingga hal-hal yang dianjurkan dan dilarang selama berihram.

Umrah adalah bentuk ziarah ke Baitullah yang memiliki tata cara dan adab tersendiri. Berbeda dengan ibadah harian, kesempatan melaksanakannya tidak datang setiap saat, sehingga memahami urutan pelaksanaannya sejak dari tanah air menjadi bekal penting bagi setiap calon jamaah. Artikel ini merangkum langkah demi langkah manasik umrah secara ringkas, dari memakai pakaian ihram di miqat hingga selesainya seluruh rangkaian.

Persiapan Sebelum Ihram. Sebelum tiba di miqat, jamaah dianjurkan membersihkan diri dengan mandi dan memakai wewangian pada badan (bukan pada kain ihram), memotong kuku, serta merapikan rambut. Bagi laki-laki, pakaian ihram berupa dua helai kain putih tanpa jahitan — satu disampirkan di badan bagian atas dan satu melilit pinggang ke bawah. Bagi perempuan, cukup mengenakan pakaian biasa yang menutup aurat, tanpa menutup wajah dan tanpa sarung tangan.

Niat Ihram di Miqat. Miqat adalah batas tempat memulai ihram yang telah ditentukan syariat. Jamaah yang berangkat dari Indonesia umumnya mulai berihram di atas pesawat sebelum melintasi miqat Yalamlam, atau di Bir Ali (Dzulhulaifah) bagi yang mendarat lebih dulu di Madinah. Setelah berpakaian ihram, dianjurkan shalat sunnah dua rakaat, kemudian melafazkan niat umrah, lalu memperbanyak bacaan talbiyah hingga tiba di Masjidil Haram.

Tawaf Mengelilingi Ka'bah. Sesampainya di Masjidil Haram, jamaah mengawali tawaf dari sudut Hajar Aswad dengan menjadikan Ka'bah berada di sebelah kiri. Tawaf dilakukan tujuh putaran penuh. Pada setiap melewati sudut Hajar Aswad, dianjurkan mengisyaratkan tangan ke arahnya sambil bertakbir bila tidak memungkinkan menciumnya. Bagi laki-laki disunnahkan berlari-lari kecil pada tiga putaran pertama dan menyingkap bahu kanan. Selama tawaf, perbanyak doa dan dzikir; tidak ada doa khusus yang wajib di setiap putaran.

Shalat Sunnah Tawaf dan Air Zamzam. Setelah selesai tujuh putaran, tutuplah kembali kedua bahu, lalu tunaikan shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim bila memungkinkan, atau di tempat mana pun di dalam masjid. Pada rakaat pertama dianjurkan membaca surat Al-Kafirun dan pada rakaat kedua surat Al-Ikhlas. Setelah itu, minumlah air zamzam sambil berdoa memohon kebaikan.

Sa'i Antara Shafa dan Marwah. Selanjutnya jamaah menuju bukit Shafa untuk memulai sa'i. Naik ke atas bukit Shafa, menghadap kiblat, bertakbir dan berdoa, kemudian berjalan menuju Marwah. Bagi laki-laki disunnahkan berlari-lari kecil di antara dua tanda lampu hijau. Sesampainya di Marwah dihitung satu kali perjalanan; kembali ke Shafa menjadi dua, dan seterusnya hingga genap tujuh kali dan berakhir di Marwah. Selama sa'i, perbanyak doa dan dzikir sesuai kemampuan.

Tahallul. Rangkaian umrah ditutup dengan tahallul, yaitu mencukur atau memotong rambut. Bagi laki-laki, mencukur habis kepala lebih utama; bila tidak, cukup memotong sebagian rambut. Bagi perempuan, cukup memotong ujung rambut sepanjang ruas jari. Setelah tahallul, seluruh larangan ihram gugur dan ibadah umrah telah selesai.

Larangan Selama Berihram. Selama dalam keadaan ihram, jamaah wajib menjauhi beberapa hal, di antaranya: memakai pakaian berjahit bagi laki-laki, menutup kepala bagi laki-laki, menutup wajah dan memakai sarung tangan bagi perempuan, memakai wewangian, memotong kuku dan rambut, memburu binatang buruan darat, serta akad nikah dan perbuatan yang mengantarkan pada hubungan suami istri. Melanggarnya dapat berakibat kewajiban membayar fidyah atau dam sesuai ketentuan.

Tertib dan Hal-Hal yang Dianjurkan. Seluruh rangkaian di atas hendaknya dilakukan secara berurutan. Selama berada di tanah suci, perbanyaklah ibadah: shalat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, membaca Al-Qur'an, bersedekah, serta menjaga lisan dan perilaku. Bagi jamaah Azwar Travel, seluruh tahapan ini dibimbing langsung oleh muthawwif berpengalaman, mulai dari pemantapan manasik di tanah air hingga praktik di lapangan, agar setiap jamaah dapat melaksanakan ibadahnya dengan tenang dan benar.

Wallahu a'lam bish-shawab. Semoga Allah menerima umrah kita dan menjadikannya umrah yang mabrur.

Pelajari juga rukun umroh dan tata cara umroh untuk pemula untuk memperdalam pemahaman manasik secara runtut.

Tentang Penulis

Ust. Ahmad Fauzi, Lc., M.Ag (Dewan Pembimbing Syariah Azwar Travel)

Logo PT Azwar Karya Wisata

PT AZWAR KARYA WISATA

Travel Umrah & Haji

Layanan umrah dan haji yang amanah dengan bimbingan sesuai sunnah, menghadirkan pengalaman ibadah yang terencana, khusyuk, dan berkesan.

Ikuti Kami

Konsultasi Umrah Gratis

Tautan Cepat

Paket & Layanan

Hubungi Kami

Alamat Kantor

Jl. Raya Kedungwaringin No. 88, Kec. Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17540

Lihat Lokasi di Google Maps

Hotline & WhatsApp

+62 815-8409-9035WhatsApp

Jam Operasional

Senin–Sabtu: 08.00–17.00 WIB

Layanan Darurat Jamaah: 24 Jam

Legalitas Resmi

Izin PPIU — Kemenag RI
No. 91204083221660004

Izin PIHK — Kemenag RI
SK No. 820/PIHK/2023

Keanggotaan & Sertifikasi

HIMPUH · ASITA · IATA Certified

Akreditasi

Akreditasi PPIU Peringkat A

© 2026 PT AZWAR KARYA WISATA. Hak cipta dilindungi.