Penyelenggara Resmi Umrah & Haji Khusus — Izin PPIU Kemenag RI No. 91204083221660004 (Terakreditasi A)
Tempat Ziarah di Makkah: Mengenal Lokasi Bersejarah dan Etika Berkunjung
Masjid & Ziarah Tanah Suci

Tempat Ziarah di Makkah: Mengenal Lokasi Bersejarah dan Etika Berkunjung

Ust. Ahmad Fauzi, Lc., M.Ag (Dewan Pembimbing Syariah Azwar Travel)11 menit baca

Daftar tempat ziarah di Makkah yang sarat sejarah: Jabal Nur (Gua Hira), Jabal Tsur, Arafah, Mina, dan lainnya, lengkap dengan nilai sejarah serta etika berkunjung.

Selain beribadah di Masjidil Haram, banyak jamaah memanfaatkan waktu di Makkah untuk ziarah ke tempat-tempat bersejarah yang berkaitan erat dengan perjalanan dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mengenal tempat ziarah di Makkah beserta nilai sejarahnya akan menambah kekhusyukan dan kecintaan terhadap perjalanan Nabi. Namun, ziarah perlu dilakukan dengan etika yang benar agar tidak terjerumus pada pengkultusan tempat.

Jabal Nur dan Gua Hira

Jabal Nur adalah gunung tempat Gua Hira berada. Di gua inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerima wahyu pertama, yaitu surat Al-‘Alaq ayat 1–5, melalui Malaikat Jibril. Gua Hira terletak di puncak gunung dengan jalur pendakian yang terjal, sehingga memerlukan stamina yang cukup. Ziarah ke sini adalah napak tilas awal turunnya wahyu, bukan sekadar wisata biasa.

Jabal Tsur

Jabal Tsur menyimpan kisah hijrah Nabi. Saat dikejar kaum Quraisy, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi di Gua Tsur selama beberapa hari. Allah menjaga keduanya dengan sarang laba-laba dan burung yang menutupi mulut gua. Peristiwa ini terekam dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 40. Pendakian Jabal Tsur juga cukup menantang, sehingga perlu pertimbangan fisik.

Arafah, Mina, dan Muzdalifah

Padang Arafah adalah tempat wukuf pada puncak ibadah haji, sekaligus lokasi khutbah perpisahan (Haji Wada) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mina menjadi tempat melempar jumrah dan bermalam, sedangkan Muzdalifah menjadi tempat mabit setelah wukuf. Ketiganya sangat ramai saat musim haji, namun di luar musim haji jamaah dapat mengunjunginya dengan lebih leluasa, terutama Arafah dan Jabal Rahmah.

Masjid Bersejarah dan Lokasi Miqat

Di sekitar Makkah terdapat masjid-masjid bersejarah yang juga berfungsi sebagai lokasi miqat, antara lain Masjid Aisyah di Tana’im dan Masjid Ji’ranah. Keduanya menjadi tempat bagi penduduk Makkah yang hendak berihram untuk umrah. Mengunjunginya memberi pemahaman langsung tentang konsep miqat dalam ibadah umrah.

Etika Berkunjung ke Tempat Bersejarah

  • Niatkan ziarah untuk mengambil pelajaran dan menambah kecintaan kepada Rasulullah.
  • Jaga adab dan kebersihan; jangan meninggalkan sampah atau merusak lingkungan.
  • Tidak menyentuh, mencium, atau mengambil benda dari lokasi sebagai jimat.
  • Hindari ritual yang tidak ada tuntunannya dalam syariat.
  • Utamakan keselamatan; jangan memaksakan pendakian bila kondisi fisik tidak memungkinkan.

Ziarah ke tempat bersejarah sebaiknya dilakukan bersama pembimbing yang memahami lokasi dan kisahnya, agar perjalanan aman dan penuh makna. Jamaah Azwar Travel menyediakan program ziarah terpandu yang disesuaikan dengan kondisi fisik jamaah.

Semoga dengan mengenal tempat ziarah di Makkah, kecintaan kita kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam semakin bertambah. Wallahu a’lam bish-shawab.

Pelajari juga Masjidil Haram 2026 dan Jabal Nur serta Gua Hira untuk melengkapi rangkaian ziarah Anda di Makkah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja tempat ziarah yang populer di Makkah?

Tempat ziarah populer di Makkah antara lain Jabal Nur (Gua Hira), Jabal Tsur, Arafah, Mina, Muzdalifah, serta sejumlah masjid bersejarah seperti Masjid Aisyah (Tana’im) dan Masjid Ji’ranah yang kerap menjadi lokasi miqat.

Apakah ziarah ke Gua Hira memerlukan tenaga ekstra?

Ya. Gua Hira berada di puncak Jabal Nur dengan jalur pendakian yang cukup terjal dan memakan waktu sekitar 1–2 jam. Jamaah lansia atau yang memiliki keterbatasan fisik dianjurkan tidak memaksakan diri dan cukup berziarah dari bawah.

Bagaimana etika ziarah ke tempat bersejarah?

Jaga adab: niatkan ziarah untuk mengambil pelajaran, tidak mengkultuskan tempat, tidak menyentuh atau mengambil benda dari lokasi, tidak meninggalkan sampah, dan menghindari ritual yang tidak diajarkan syariat.

Apakah semua tempat bersejarah di Makkah mudah diakses?

Tidak semua. Sebagian lokasi seperti Arafah dan Mina hanya ramai pada musim haji, sementara sebagian situs bersejarah telah berubah atau sulit dijangkau. Sebaiknya ikut ziarah terpandu bersama pembimbing.

Tentang Penulis

Ust. Ahmad Fauzi, Lc., M.Ag (Dewan Pembimbing Syariah Azwar Travel)

Logo PT Azwar Karya Wisata

PT AZWAR KARYA WISATA

Travel Umrah & Haji

Layanan umrah dan haji yang amanah dengan bimbingan sesuai sunnah, menghadirkan pengalaman ibadah yang terencana, khusyuk, dan berkesan.

Ikuti Kami

Konsultasi Umrah Gratis

Tautan Cepat

Paket & Layanan

Hubungi Kami

Alamat Kantor

Jl. Raya Kedungwaringin No. 88, Kec. Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17540

Lihat Lokasi di Google Maps

Hotline & WhatsApp

+62 815-8409-9035WhatsApp

Jam Operasional

Senin–Sabtu: 08.00–17.00 WIB

Layanan Darurat Jamaah: 24 Jam

Legalitas Resmi

Izin PPIU — Kemenag RI
No. 91204083221660004

Izin PIHK — Kemenag RI
SK No. 820/PIHK/2023

Keanggotaan & Sertifikasi

HIMPUH · ASITA · IATA Certified

Akreditasi

Akreditasi PPIU Peringkat A

© 2026 PT AZWAR KARYA WISATA. Hak cipta dilindungi.